
JALAN CIPAGANTI, BANDUNG: JEJAK PENDEKAR TANPA KEPALA DI KORIDOR KOTA
Di balik hiruk-pikuk Bandung modern, sebuah legenda tua masih berjalan—secara harfiah—pada pukul satu dini hari.
Jalan Cipaganti adalah salah satu jalur kota yang tampak hidup sepanjang waktu. Siang hari kendaraan memadati arah Cihampelas, malam hari lampu kota memantul di pepohonan tua. Namun bagi warga lama, tempat ini menyimpan legenda kelam yang lebih tua daripada bangunan yang berdiri di atasnya.
Legenda itu adalah sosok pendekar tanpa kepala, arwah penjaga dari sebuah wilayah kuno bernama Nayland—desa lama yang dipercaya pernah berdiri sebelum Bandung modern, namun kini tak ditemukan pada peta atau catatan apa pun.
Penampakan Pada Pukul Satu Malam
Fenomena ini hampir selalu muncul pada jam yang sama: pukul 01.00 dini hari. Suhu turun tiba-tiba, lampu jalan meredup, dan suasana menjadi lebih sunyi dari biasanya.
Dari balik pepohonan, sosok itu terlihat. Tubuhnya berbusana pendekar zaman kuno—namun tanpa kepala. Gerakannya melayang beberapa sentimeter dari tanah, dari lehernya keluar kabut tipis.
Beberapa saksi mengatakan sosok itu seperti sedang mencari sesuatu… atau seseorang.
Narasumber Pertama: Penarik Ojol Malam — “Asep”
Asep (nama samaran), pengemudi ojol yang sering mengambil order malam, menceritakan pengalamannya sambil menyalakan rokok dengan tangan bergetar.
“Jam satu lewat dikit. Saya lihat kayak orang jalan sendirian.
Pas dekat… astaghfirullah, kepalanya nggak ada.
Badannya ngeluarin asap kayak uap.”
— Asep
Sejak saat itu, Asep memilih memutar jauh daripada lewat Cipaganti dini hari.
Narasumber Kedua: Mantan Satpam — “Pak Burhan”
Pak Burhan, 60 tahun, bekerja sebagai satpam kompleks dekat Cipaganti sejak 1980-an. Ia mengangguk pelan saat kami menyinggung sosok pendekar tanpa kepala.
“Ini cerita lama. Dulu Nayland itu tempat latihan pendekar.
Ada satu pendekar mati dikhianati muridnya.
Kepalanya dipenggal, jasadnya dibuang ke arah utara—Cipaganti sekarang.”
— Pak Burhan
Ia juga menambahkan bahwa beberapa petugas ronda mendengar langkah kaki misterius yang berhenti tepat di belakang mereka.
Narasumber Utama: Kyai Pamungkas
Redaksi kemudian menghadirkan Kyai Pamungkas, paranormal yang puluhan tahun meneliti lintasan energi dan fenomena residual di Nusantara.
Menurut beliau, Cipaganti bukan sekadar jalan biasa:
“Cipaganti itu locus. Ada koridor astral di bawahnya.
Sosok pendekar itu penjaga batas.
Energinya kuat karena kematiannya dulu tidak wajar dan disertai dendam.”
— Kyai Pamungkas
Kyai Pamungkas juga menjelaskan bahwa area pepohonan besar di Cipaganti menyimpan “retakan tipis” antara dunia manusia dan dunia arwah.
“Jam satu itu jam peralihan.
Saat celah itu terbuka, seseorang bisa melihat apa yang biasanya tertutup.”
— Kyai Pamungkas
Beliau memberi peringatan keras:
“Kalau melihat sosok itu, jangan memanggil, jangan menantang.
Lewat saja dengan tenang.
Energi seperti itu bisa mengikuti sampai rumah kalau terpancing.”
— Kyai Pamungkas
Benarkah Ia Menjaga Sesuatu?
Banyak warga lama percaya bahwa sang pendekar bukan arwah gentayangan biasa. Ia dipercaya menjaga batas wilayah yang dulu dianggap keramat.
Beberapa paranormal yang memetakan energi Cipaganti menemukan pola aliran gaib berputar di area itu—mirip jalur latihan seorang pendekar.
Kesimpulan Redaksi
Hingga kini, fenomena Cipaganti tetap menjadi salah satu misteri paling aktif di Bandung. Kesaksian warga, pengalaman pengendara, serta analisa Kyai Pamungkas menunjukkan bahwa tidak semua ruang kota ini sepenuhnya milik manusia.
Pada jam-jam tertentu, penjaga lama Cipaganti kembali melintas—dengan tubuh tanpa kepala, langkah tanpa arah, dan tugas yang belum selesai.
Laporan: Tim Jelajah Mistis & Spiritual Nusantara — PARANORMAL-INDONESIA.COM
Wawancara: Asep, Pak Burhan
Konsultasi: Kyai Pamungkas (Condet)

Kami Jasa Solusi Problem Hidup. Masalah Tuntas Tanpa Bertentangan dengan Hukum Agama dan Negara.
MACAM PROBLEM DALAM PELAYANAN KAMI:
Solusi Problem Asmara, Rumah Tangga, Back Up Karir, Back Up Usaha, Jual Beli, Aura Pemikat, Bersih Diri / Ruwat / Ruqyah / Buang Sial, dll.
KAMI TIDAK MELAYANI SEGALA HAL YANG MELANGGAR HUKUM AGAMA DAN NEGARA.
Contoh: Bank Gaib, Uang Balik, Harta Gaib, Pesugihan, Aborsi / Menggugurkan Kandungan, Perjudian / Togel / Judi Online, Mencelakakan Orang / Santet / Teluh, dll.
ALAMAT PONDOK RUQYAH:
Dusun Kasemen, No.50, RT.05, RW.03, Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kodepos 61463.
🌐 https://pondok-ruqyah.com/
☎️ +6285708371817
PERINGATAN!
Hati-hati dan waspada terhadap penipuan online yang mengatasnamakan kami. Diutamakan datang langsung ke alamat kami untuk menghindari segala hal negatif. Terimakasih.
DATANG DENGAN NIAT BAIK
TIDAK UNTUK KEJAHATAN!



