Cara Menangkal Ilmu Sirep – Edukasi Keilmuan Jawa Islami

0
7






Cara Menangkal Ilmu Sirep – Edukasi Keilmuan Jawa Islami

Cara Menangkal Ilmu Sirep

Edukasi Keilmuan Jawa Islami • Aman Publik

Dalam pembahasan keilmuan Jawa Islami, istilah sirep sering dikaitkan dengan kondisi lemah kesadaran, mudah terpengaruh, atau merasa tidak berdaya. Artikel ini disusun sebagai edukasi publik untuk mengenal cara-cara menangkalnya secara ringan, tenang, dan berlandaskan doa.

Hakikat Penangkalan

Menangkal ilmu sirep bukan soal melawan orang lain, melainkan menjaga diri agar tetap sadar, tenang, dan terlindungi. Intinya adalah memperkuat doa, adab, dan kewaspadaan batin.

Konteks Sosial dan Budaya

Dalam masyarakat Jawa, sirep sering dibicarakan dalam konteks rumah tangga, tidur, dan ketenangan jiwa. Cara-cara penangkalannya diwariskan sebagai bentuk ikhtiar batin yang sederhana dan mudah dilakukan.

Manfaat Edukatif

  • Membantu menjaga kesadaran dan kewaspadaan
  • Menenangkan pikiran sebelum dan sesudah tidur
  • Menumbuhkan kebiasaan doa harian
  • Menguatkan rasa aman dalam rumah tangga

Etika dan Batasan

Penjelasan ini bersifat edukasi, bukan pengganti ikhtiar medis, komunikasi, atau akhlak yang baik. Tidak digunakan untuk menakut-nakuti atau menyalahkan pihak lain.

Amalan dan Bacaan Penangkal

Cara Pertama:

Bagi pasangan suami istri yang tidur bersama, dianjurkan posisi kepala tidak menghadap ke arah yang sama. Jika satu menghadap selatan, pasangan menghadap ke utara, sebagai bentuk ikhtiar keseimbangan.

Cara Kedua (Doa Perlindungan):

  • Membaca ta’awudz: A’udzubillahi minasy syaithoonir rojiim
  • Membaca: A’udzu bikalimaatillaahit taammaati min syarri maa kholaq
  • Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
  • Membaca Al-Baqarah ayat 1–5

Bacaan di atas dibaca berurutan lalu diulang hingga tiga kali, dianjurkan pagi dan petang.

Pengijazah Keilmuan

Pembahasan ini disampaikan sebagai edukasi keilmuan Jawa Islami oleh Kyai Pamungkas bersama Aby Marnos dari Peguron Sapujagad, dengan penekanan pada adab, niat, dan tanggung jawab.

Peguron Sapujagad Kyai Pamungkas dan Aby Marnos

FAQ Seputar Penangkalan Ilmu Sirep

  • Apakah ini wajib diamalkan? Tidak, bersifat edukasi.
  • Apakah aman untuk semua usia? Aman sebagai bacaan doa.
  • Apakah menggantikan pengobatan medis? Tidak.
  • Kapan waktu terbaik membaca doa ini? Pagi dan petang.
  • Apakah harus dilakukan setiap hari? Dianjurkan rutin.
  • Apakah hasilnya instan? Tidak, semua atas kehendak Allah.
  • Apakah ini bagian tradisi Jawa Islami? Ya, dalam konteks edukasi batin.

Penutup Reflektif

Penangkalan terbaik dimulai dari doa, niat yang baik, dan kewaspadaan diri. Dengan pendekatan yang tenang dan beradab, seseorang diajak untuk semakin dekat kepada Allah dan menjaga ketenteraman hidup.






PENGOBATAN ALTERNATIF
"PONDOK RUQYAH"
(SOLUSI PASTI DI JALAN ILLAHI)

Kami Jasa Solusi Problem Hidup. Masalah Tuntas Tanpa Bertentangan dengan Hukum Agama dan Negara.

MACAM PROBLEM DALAM PELAYANAN KAMI:
Solusi Problem Asmara, Rumah Tangga, Back Up Karir, Back Up Usaha, Jual Beli, Aura Pemikat, Bersih Diri / Ruwat / Ruqyah / Buang Sial, dll.

KAMI TIDAK MELAYANI SEGALA HAL YANG MELANGGAR HUKUM AGAMA DAN NEGARA.
Contoh: Bank Gaib, Uang Balik, Harta Gaib, Pesugihan, Aborsi / Menggugurkan Kandungan, Perjudian / Togel / Judi Online, Mencelakakan Orang / Santet / Teluh, dll.

ALAMAT PONDOK RUQYAH:
Dusun Kasemen, No.50, RT.05, RW.03, Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kodepos 61463.
🌐 https://pondok-ruqyah.com/
☎️ +6285708371817

PERINGATAN!
Hati-hati dan waspada terhadap penipuan online yang mengatasnamakan kami. Diutamakan datang langsung ke alamat kami untuk menghindari segala hal negatif. Terimakasih.
DATANG DENGAN NIAT BAIK
TIDAK UNTUK KEJAHATAN!