PENGASIHAN PULUNGGANA-PULUNGSARI
Dalam khazanah keilmuan pengasihan Jawa dikenal berbagai ajian yang dipercaya mampu memancarkan pesona batin pada diri seseorang. Salah satu yang sering disebut dalam tradisi lama adalah pengasihan Pulunggana-Pulungsari, sebuah laku batin yang diyakini mampu membuat orang yang melihatnya merasa simpati dan tertarik.
Ajian ini biasanya diamalkan oleh seseorang yang merasa kurang percaya diri dalam persaingan percintaan. Melalui tirakat tertentu, pengamal berharap memancarkan daya tarik batin sehingga orang yang berjumpa dengannya merasa nyaman, simpatik, dan mudah menaruh perhatian.
HAKIKAT KEILMUAN
Dalam pandangan spiritual Jawa, daya tarik seseorang tidak hanya berasal dari rupa atau materi, tetapi juga dari pancaran batin yang disebut pulung atau aura kewibawaan. Ketika batin seseorang kuat dan niatnya baik, maka orang lain dapat merasakan kenyamanan serta simpati ketika berada di dekatnya.
Ajian Pulunggana-Pulungsari dipahami sebagai laku batin untuk memohon kepada Allah agar pengamalnya diberikan pesona alami. Dengan tirakat dan doa tertentu, seseorang diharapkan mampu memancarkan daya tarik yang membuat orang lain merasa tertarik dan menghargainya.
MANTRA / ISI INTI KEILMUAN
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Niat ingsun matek ajiku pulunggana-pulungsari
Sun lebokake pethiku wesi, gumebyar-gebyar marang dhadaku
Wong sabuwana teko welas teko asih marang badanku
Asih welas, welas asih, kersane Allah
Laa ilaaha illallaah Muhammadur Rasuulullaah
TATA CARA PENGAMALAN
1. Niatkan amalan ini dengan tujuan yang baik.
2. Jalankan puasa pada hari Selasa Kliwon, Rabu Legi, dan Kamis Pahing.
3. Pada tengah malam selama masa tirakat, bakar kemenyan atau hio sebagai sarana konsentrasi batin.
4. Bacalah mantra di atas sebanyak 99 kali dengan penuh keyakinan dan konsentrasi.
MAKNA BATIN & ETIKA KEILMUAN
Amalan ini mengajarkan bahwa pesona seseorang tidak hanya berasal dari penampilan, tetapi juga dari kekuatan batin yang lahir dari niat baik serta kedekatan kepada Allah.
Para leluhur menekankan bahwa ajian pengasihan seharusnya digunakan dengan niat yang baik dan tidak untuk mempermainkan perasaan orang lain. Segala usaha batin tetap harus disertai akhlak yang baik serta kepasrahan kepada kehendak Allah.
PENGIJAZAH KEILMUAN
Pembahasan ini disajikan sebagai edukasi keilmuan Jawa Islami yang diijazahkan secara terbuka oleh Kyai Pamungkas dan Aby Marnos dari Peguron Sapujagad, dengan penekanan pada tujuan baik, bertanggung jawab, dan penambah wawasan publik.
FAQ
APA TUJUAN AJIAN PULUNGGANA-PULUNGSARI?
Ajian ini bertujuan memohon kepada Allah agar pengamalnya memancarkan pesona batin sehingga orang lain merasa simpati dan tertarik ketika berinteraksi dengannya.
MENGAPA HARUS MENJALANI PUASA DAN TIRAKAT?
Puasa dan tirakat dipahami sebagai cara membersihkan batin serta memperkuat konsentrasi spiritual sehingga doa yang dibaca menjadi lebih khusyuk.
APA PESAN TERPENTING DALAM AJIAN INI?
Bahwa pesona sejati berasal dari hati yang bersih dan niat yang baik. Ajian hanya sarana doa, sedangkan keberhasilan tetap bergantung pada kehendak Allah.

Kami Jasa Solusi Problem Hidup. Masalah Tuntas Tanpa Bertentangan dengan Hukum Agama dan Negara.
MACAM PROBLEM DALAM PELAYANAN KAMI:
Solusi Problem Asmara, Rumah Tangga, Back Up Karir, Back Up Usaha, Jual Beli, Aura Pemikat, Bersih Diri / Ruwat / Ruqyah / Buang Sial, dll.
KAMI TIDAK MELAYANI SEGALA HAL YANG MELANGGAR HUKUM AGAMA DAN NEGARA.
Contoh: Bank Gaib, Uang Balik, Harta Gaib, Pesugihan, Aborsi / Menggugurkan Kandungan, Perjudian / Togel / Judi Online, Mencelakakan Orang / Santet / Teluh, dll.
ALAMAT PONDOK RUQYAH:
Dusun Kasemen, No.50, RT.05, RW.03, Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kodepos 61463.
🌐 https://pondok-ruqyah.com/
☎️ +6285708371817
PERINGATAN!
Hati-hati dan waspada terhadap penipuan online yang mengatasnamakan kami. Diutamakan datang langsung ke alamat kami untuk menghindari segala hal negatif. Terimakasih.
DATANG DENGAN NIAT BAIK
TIDAK UNTUK KEJAHATAN!



