IJAZAH KEILMUAN AJI PANGLIMUNAN
Ijazah Keilmuan Jawa Islami • Hikmah Kesaktian Spiritual • Peguron Sapujagad
Artikel ini menyajikan pembahasan edukatif mengenai keilmuan Jawa Islami yang dikenal sebagai Aji Panglimunan. Keilmuan ini dipahami sebagai ilmu kesaktian spiritual yang berkaitan dengan kemampuan menutup atau menghilangkan keberadaan sehingga tidak tampak oleh pandangan. Pemahaman terhadap ilmu ini menuntut kedewasaan batin, tanggung jawab moral, serta pengendalian diri yang tinggi karena sifatnya yang berat dan tidak boleh disalahgunakan.
ISI UTAMA KEILMUAN
Dalam tradisi keilmuan hikmah, Aji Panglimunan dikenal sebagai laku untuk menutup keberadaan atau menyamarkan wujud sehingga tidak tampak oleh pandangan lahir. Hakikatnya bukan sekadar kemampuan menghilang, tetapi latihan menundukkan ego, mengendalikan hawa nafsu, serta melatih kesadaran batin agar tidak terikat pada keberadaan fisik semata. Oleh karena itu, penguasaan ilmu ini selalu dikaitkan dengan disiplin spiritual, keteguhan niat, dan tanggung jawab terhadap setiap tindakan.
MANTRA / ISI INTI KEILMUAN
Shallallahu ‘alaihi wassalam, Allohumma qulhualloh, Dzat gumilang tanpa sangkan, Gumilang tanpa enggon, Liyep ilang salin raga, Inna fathaa lakofat kanbubilla, Sir Abu Bakar, Sir Umar, Sir Ali, Sir Usman, Sir Jibril, Sir Malaikatul Mikharabin, Sir Allah, laa ilaaha illallah, Muhammadur rasulullah, Sir wali, sir kuat berkah, Sir teguh, sir luput, sir ora katon, Lunguhku imbar, Mimanq-mimong si Wisakarma, Tengah angin, Apipit maya-maya ora katon apa-apa, Kang hina kakalang peteng ndedet alimengan, Siambar ngemuli aku, Wong sabuwana kabeh bloloken ora weruh aku.
Laa tudrikuhul abshoru, Wa huwa yudrikuhul abshoro, Wa huwal lathiiful khobiir 3 kali.
TATACARA / TATA LAKU / PENGAMALAN
Syarat pengamalan dilakukan dengan puasa sunnah empat puluh hari. Pada hari ke tiga puluh delapan, tiga puluh sembilan, dan empat puluh malam harinya tidak boleh tidur, serta lebih baik lagi apabila siangnya juga tidak tidur. Selama masa puasa, setiap selesai sholat fardhu membaca amalan tiga kali, dan setiap selesai sholat hajat juga dibaca tiga kali serta ditambah bacaan “yaa lathiifu” seribu kali. Apabila akan digunakan, dibaca tiga kali sebagai pageran dan dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
MAKNA BATIN & ETIKA KEILMUAN
Makna batin Aji Panglimunan menekankan kesadaran bahwa keberadaan fisik hanyalah lapisan luar dari hakikat diri. Pengamal dilatih untuk menundukkan ego, menahan dorongan pamer kekuatan, serta menjaga niat agar tetap bersih. Setiap kemampuan spiritual harus disertai tanggung jawab moral, kerendahan hati, dan ketundukan kepada Allah sebagai sumber segala daya.
PENGIJAZAH KEILMUAN
Pembahasan ini disajikan sebagai edukasi keilmuan Jawa Islami yang diijazahkan secara terbuka oleh Kyai Pamungkas dan Aby Marnos dari Peguron Sapujagad, dengan penekanan pada tujuan baik, bertanggung jawab, dan penambah wawasan publik.
FAQ KEILMUAN
APA MAKNA SEBENARNYA AJI PANGLIMUNAN DALAM LATIHAN SPIRITUAL?
Makna terdalamnya adalah latihan meniadakan ego dan keterikatan pada bentuk fisik. Kemampuan menutup keberadaan dipahami sebagai simbol pengendalian diri dan penguasaan kesadaran batin.
APA RISIKO BATIN JIKA ILMU INI DIAMALKAN TANPA KEDISIPLINAN?
Risikonya adalah munculnya kesombongan spiritual dan hilangnya kendali diri. Tanpa kedewasaan batin, pengamal dapat terjebak pada penyalahgunaan kekuatan dan melemahkan tujuan laku spiritual.
BAGAIMANA SIKAP YANG BENAR SETELAH MENGUASAI AJI PANGLIMUNAN?
Sikap yang benar adalah menjaga kerahasiaan, merendahkan diri, dan tidak menggunakan kemampuan kecuali dalam keadaan yang benar-benar perlu. Kesadaran bahwa segala daya berasal dari Allah harus tetap menjadi landasan utama.
Keilmuan ini hendaknya dipahami sebagai warisan hikmah Nusantara yang menuntut kesungguhan, disiplin laku, dan tanggung jawab spiritual. Segala daya dan hasil sepenuhnya diserahkan kepada Allah sebagai sumber perlindungan dan kekuatan sejati.

Kami Jasa Solusi Problem Hidup. Masalah Tuntas Tanpa Bertentangan dengan Hukum Agama dan Negara.
MACAM PROBLEM DALAM PELAYANAN KAMI:
Solusi Problem Asmara, Rumah Tangga, Back Up Karir, Back Up Usaha, Jual Beli, Aura Pemikat, Bersih Diri / Ruwat / Ruqyah / Buang Sial, dll.
KAMI TIDAK MELAYANI SEGALA HAL YANG MELANGGAR HUKUM AGAMA DAN NEGARA.
Contoh: Bank Gaib, Uang Balik, Harta Gaib, Pesugihan, Aborsi / Menggugurkan Kandungan, Perjudian / Togel / Judi Online, Mencelakakan Orang / Santet / Teluh, dll.
ALAMAT PONDOK RUQYAH:
Dusun Kasemen, No.50, RT.05, RW.03, Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kodepos 61463.
🌐 https://pondok-ruqyah.com/
☎️ +6285708371817
PERINGATAN!
Hati-hati dan waspada terhadap penipuan online yang mengatasnamakan kami. Diutamakan datang langsung ke alamat kami untuk menghindari segala hal negatif. Terimakasih.
DATANG DENGAN NIAT BAIK
TIDAK UNTUK KEJAHATAN!



