IJAZAH KEILMUAN PEMBUNGKAM VERSI JAWA II
Ijazah Keilmuan Jawa Islami • Tradisi Hikmah • Peguron Sapujagad
Artikel ini menyajikan lanjutan pembahasan keilmuan tradisi Jawa Islami yang dikenal sebagai Ilmu Pembungkam Versi Jawa II. Keilmuan ini dipahami sebagai pengetahuan hikmah praktis yang diwariskan secara turun-temurun, dengan penekanan pada laku batin, adab spiritual, dan tanggung jawab pribadi.
ISI UTAMA KEILMUAN
Ilmu versi tradisional ini dipandang lebih praktis dalam laku pengamalannya. Cukup dengan puasa satu hari setengah malam, mantra dapat dibaca ketika sedang tirakat atau saat ada keperluan tertentu. Keilmuan ini menekankan kesiapan batin serta keselarasan niat antara laku lahir dan laku batin.
MANTRA / ISI INTI KEILMUAN
Bismillaahir-rohmaanir-rohiim Taliwang taliwing, taliwar taliwur Anawang tinali rante, Dadine kimo buntal, dadine kimo bungkem, Kem-bungkem saking kersaning Allah. Laa ilaaha illallaah Muhammadur Rosuulullaah.
TATACARA / TATA LAKU PENGAMALAN
Puasa dilakukan selama satu hari setengah malam. Mantra dibaca ketika sedang menjalani tirakat atau saat ada keperluan tertentu. Laku ini menuntut ketenangan batin, kesungguhan niat, serta pengendalian diri selama proses pengamalan.
MAKNA BATIN & ETIKA KEILMUAN
Keilmuan ini menegaskan pentingnya kesadaran bahwa segala daya dan pengaruh sejatinya berada dalam kehendak Allah. Pengamal diwajibkan menjaga etika, tidak menggunakan ilmu untuk kesewenang-wenangan, serta menjadikannya sebagai sarana pengendalian diri dan harmonisasi hubungan sosial.
AJI PENUNDUK PEJABAT
Bila Anda seorang pegawai suatu perusahaan atau pegawai pada instansi pemerintah dan selalu kena marah atasan, maka mantra di bawah ini bila dibaca sewaktu masuk kantor, bisa menundukkan atasan Anda.
Persyaratan yang harus Anda kerjakan sebagai berikut:
a. Puasa mutih tujuh hari.
b. Puasa Senin Kamis yang dimulai hari Senin.
Mantra yang dibaca waktu menghadap atasan:
Bismillaahir-rohmaanir-rohiim Sir hu bakaling manungsa, Sir dhawêg lagining toya, Sir lanang lagining sira, Sir rasa lengser buana lagi sira lahir, Sir ingsun bakaling ratu, Sir tandhaning jaya bakaling pandhita, Kudu kaduh bakaling jaksa, Urip sira tekaning mabar buana, Urip sapiyang burba langgeng, Sang kulimat putih bakaling wong, Padha sujud, padha madhep marang aku.
PENGIJAZAH KEILMUAN
Pembahasan ini disajikan sebagai edukasi keilmuan Jawa Islami yang diijazahkan secara terbuka oleh Kyai Pamungkas dan Aby Marnos dari Peguron Sapujagad, dengan penekanan pada tujuan baik, bertanggung jawab, dan penambah wawasan publik.
FAQ KEILMUAN
Apa tujuan utama Ilmu Pembungkam Versi Jawa II?
Ilmu ini bertujuan sebagai sarana pengendalian diri dan harmonisasi hubungan, dengan tetap menjunjung etika spiritual.
Apakah mantra boleh diubah redaksinya?
Tidak. Mantra harus dijaga keutuhan kata, kalimat, dan maknanya sebagaimana diwariskan.
Apakah laku puasa wajib dijalankan?
Ya. Puasa merupakan bagian dari laku batin yang tidak terpisahkan dari pengamalan keilmuan ini.
Keilmuan ini hendaknya dipahami sebagai warisan hikmah Nusantara yang sarat nilai etika dan spiritualitas. Pengamal diharapkan menempatkan ilmu pada jalan kebaikan, keselarasan, dan ketundukan kepada Allah, bukan sebagai alat pemaksaan atau kesombongan batin.

Kami Jasa Solusi Problem Hidup. Masalah Tuntas Tanpa Bertentangan dengan Hukum Agama dan Negara.
MACAM PROBLEM DALAM PELAYANAN KAMI:
Solusi Problem Asmara, Rumah Tangga, Back Up Karir, Back Up Usaha, Jual Beli, Aura Pemikat, Bersih Diri / Ruwat / Ruqyah / Buang Sial, dll.
KAMI TIDAK MELAYANI SEGALA HAL YANG MELANGGAR HUKUM AGAMA DAN NEGARA.
Contoh: Bank Gaib, Uang Balik, Harta Gaib, Pesugihan, Aborsi / Menggugurkan Kandungan, Perjudian / Togel / Judi Online, Mencelakakan Orang / Santet / Teluh, dll.
ALAMAT PONDOK RUQYAH:
Dusun Kasemen, No.50, RT.05, RW.03, Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kodepos 61463.
🌐 https://pondok-ruqyah.com/
☎️ +6285708371817
PERINGATAN!
Hati-hati dan waspada terhadap penipuan online yang mengatasnamakan kami. Diutamakan datang langsung ke alamat kami untuk menghindari segala hal negatif. Terimakasih.
DATANG DENGAN NIAT BAIK
TIDAK UNTUK KEJAHATAN!



