Aji Sugih Banda
Ijazah Keilmuan Jawa Islami • Edukasi Publik
Aji Sugih Banda dikenal dalam tradisi keilmuan Jawa sebagai laku batin untuk memohon kelancaran rezeki, keterikatan batin dalam usaha, serta keselarasan hubungan sosial dan spiritual. Keilmuan ini tidak dimaknai sebagai jalan instan, melainkan sebagai laku kesabaran, pengendalian diri, dan kesungguhan niat dalam ikhtiar hidup.
Hakikat Keilmuan
Hakikat Aji Sugih Banda bukanlah menarik kekayaan secara magis, tetapi membangun kesiapan batin agar rezeki dapat mengalir secara halal, tertib, dan berkah. Fokus utamanya adalah penyelarasan niat, usaha, dan doa.
Konteks Sosial dan Budaya
Dalam tradisi Jawa, kelimpahan rezeki selalu dikaitkan dengan adab, etika, dan hubungan sosial. Aji Sugih Banda tumbuh sebagai simbol kesatuan antara kerja lahir dan laku batin.
Manfaat Keilmuan
- Menumbuhkan ketenangan batin dalam mencari rezeki
- Menguatkan mental dalam menghadapi kesulitan ekonomi
- Menjaga niat agar tetap lurus dan halal
- Menguatkan keyakinan dalam ikhtiar hidup
Etika dan Batasan
Keilmuan ini tidak boleh diamalkan untuk menipu, merugikan orang lain, atau mencari rezeki dengan cara batil. Niat, adab, dan tanggung jawab moral adalah fondasi utama pengamalan.
Mantra yang Diijazahkan
“Ingsun Amatek Ajiku Si Wisakarma, Marmati Kakang Kawah Adhi Ari-ari, Sadulurku Papat Kalima Pancer, Sadulurku Kabeh Bae, Kang Metu Bareng Sadina Lan Ora Metu Bareng Sadina Lan Sadulurku Kabeh Bae, Bapanta Ana Ngarep, Ibunta Ana Mburi, Mara Bukaken Gendhongku Maju Pat Kang Ana Ing Keblat Papat Kalima Tengah, Ayo Padha Tumandangna Babarengan Padha Gawenen Kalumpukna Dadi Siji.”
Tata Cara Pengamalan
- Puasa 40 hari, makan sekali sehari pada jam 12 malam
- Setelah selesai, disambung dengan nglowong 3 hari 3 malam
- Dimulai pada hari Rabu Pon
- Aji dibaca setiap jam 12 malam
Pengijazah Keilmuan
Keilmuan Aji Sugih Banda ini diijazahkan sebagai edukasi spiritual oleh Kyai Pamungkas bersama Aby Marnos dari Peguron Sapujagad, dengan penekanan pada adab, niat, dan tanggung jawab batin.
FAQ
- Apakah Aji Sugih Banda bisa diamalkan siapa saja? Ya, selama niatnya baik dan dilakukan dengan adab yang benar.
- Apakah keilmuan ini menjamin kekayaan instan? Tidak, ini adalah laku batin yang menyertai ikhtiar lahir.
- Apakah wajib puasa dalam pengamalan? Ya, puasa merupakan bagian dari laku disiplin batin.
- Apakah boleh diamalkan untuk tujuan buruk? Tidak, hal ini bertentangan dengan etika keilmuan.
- Apakah harus melalui pengijazahan guru? Dianjurkan belajar dengan adab dan bimbingan yang benar.
Penutup
Aji Sugih Banda mengajarkan bahwa rezeki sejati bukan hanya tentang materi, tetapi tentang ketenangan, keberkahan, dan keseimbangan hidup. Laku batin ini adalah wasilah, sedangkan hasil sepenuhnya berada dalam kehendak Allah.

Kami Jasa Solusi Problem Hidup. Masalah Tuntas Tanpa Bertentangan dengan Hukum Agama dan Negara.
MACAM PROBLEM DALAM PELAYANAN KAMI:
Solusi Problem Asmara, Rumah Tangga, Back Up Karir, Back Up Usaha, Jual Beli, Aura Pemikat, Bersih Diri / Ruwat / Ruqyah / Buang Sial, dll.
KAMI TIDAK MELAYANI SEGALA HAL YANG MELANGGAR HUKUM AGAMA DAN NEGARA.
Contoh: Bank Gaib, Uang Balik, Harta Gaib, Pesugihan, Aborsi / Menggugurkan Kandungan, Perjudian / Togel / Judi Online, Mencelakakan Orang / Santet / Teluh, dll.
ALAMAT PONDOK RUQYAH:
Dusun Kasemen, No.50, RT.05, RW.03, Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kodepos 61463.
🌐 https://pondok-ruqyah.com/
☎️ +6285708371817
PERINGATAN!
Hati-hati dan waspada terhadap penipuan online yang mengatasnamakan kami. Diutamakan datang langsung ke alamat kami untuk menghindari segala hal negatif. Terimakasih.
DATANG DENGAN NIAT BAIK
TIDAK UNTUK KEJAHATAN!



