PANTAI SELATAN: Wilayah Pengawasan Sang Ratu Laut Selatan

0
3

PANTAI SELATAN: Wilayah Pengawasan Sang Ratu Laut Selatan

Laporan Eksklusif Website Mistis PARANORMAL-INDONESIA.COM

Pantai Selatan sejak lama menjadi nama yang tidak hanya menyimpan panorama ombak besar, tetapi juga kisah tua yang berlapis-lapis misteri. Di sepanjang garis pantainya, mulai dari Parangkusumo, Bantul, hingga Paranggupita di Wonogiri, masyarakat Jawa percaya bahwa ada aturan tak tertulis yang tidak boleh dilanggar.

 

Menurut cerita turun-temurun, kawasan ini berada dalam pengawasan penguasa gaib yang dikenal sebagai Kanjeng Ratu Kidul, figur mistis yang hubungannya dengan keraton Jawa telah menjadi bagian dari tradisi budaya selama berabad-abad. Pada waktu tertentu, keraton mengirimkan sesaji sebagai bentuk penghormatan, bukan pemujaan, melainkan sebagai kelanjutan adat yang menjaga harmoni antara alam nyata dan alam tak kasat mata.

 

Mereka yang sering datang pada malam hari mengaku merasakan hembusan angin yang berbeda, seolah berasal dari arah yang tidak sesuai dengan arah laut. Ombak sesekali memecah tanpa suara, seperti ditelan sebelum mencapai bibir pantai.

 

Narasumber Pertama: Penjaga Pantai Parangkusumo

 

Tim MISTERI menemui Pak Sarwono, seorang penjaga pantai yang telah bertugas lebih dari 20 tahun.

“Pantai ini tenang hanya kalau dia mengizinkan,” ujarnya sambil menatap laut.

“Beberapa kali, cuaca cerah, tidak ada angin, tapi tiba-tiba ombak tinggi datang hanya di satu titik. Kami menyebutnya ‘jalan pulang’.”

 

Ia menegaskan bahwa para nelayan setempat memiliki kebiasaan tertentu sebelum melaut.

“Mereka selalu berhenti sejenak, menghadap laut, lalu menunduk. Bukan karena takut—tapi supaya selamat.”

 

Menurutnya, perubahan suasana sering terjadi selepas senja.

“Kalau pasir terasa dingin seperti logam, lebih baik menjauh. Itu tanda kita bukan satu-satunya yang sedang lewat.”

 

Narasumber Kedua: Warga Bantul yang Pernah Mengalami Kejadian Aneh

 

Narasumber lain, seorang warga yang meminta disamarkan sebagai Ibu N, memberikan kesaksian yang membuat bulu kuduk berdiri.

“Anak saya pernah bermain terlalu dekat dengan ombak,” tuturnya lirih.

“Waktu saya panggil, dia malah seperti tidak mendengar. Padahal jaraknya tinggal beberapa meter saja.”

 

Saat berhasil ditarik kembali, sang anak mengaku melihat seorang perempuan memakai kain panjang berwarna hijau, berdiri di sisi ombak, tersenyum namun tidak berpijak di atas pasir.

“Saya tidak melihat siapa-siapa. Tapi udara di sekitar kami mendadak harum seperti bunga melati.”

 

Sejak kejadian itu, Ibu N tidak pernah lagi mengizinkan keluarganya bermain di pantai selepas sore.

 

Jejak yang Tak Pernah Hilang

 

Hingga kini, Pantai Selatan tetap menjadi tempat yang dihormati lebih daripada ditakuti. Wisatawan datang dan pergi, namun masyarakat setempat masih memegang satu pesan sederhana: di pesisir selatan Jawa, tidak semua yang memandang laut sedang melihat hal yang sama.

 

Dan ketika ombak tiba-tiba sunyi tanpa angin, sebagian percaya bahwa pintu antara dua dunia sedang terbuka walau hanya sekejap.


PENGOBATAN ALTERNATIF
"PONDOK RUQYAH"
(SOLUSI PASTI DI JALAN ILLAHI)

Kami Jasa Solusi Problem Hidup. Masalah Tuntas Tanpa Bertentangan dengan Hukum Agama dan Negara.

MACAM PROBLEM DALAM PELAYANAN KAMI:
Solusi Problem Asmara, Rumah Tangga, Back Up Karir, Back Up Usaha, Jual Beli, Aura Pemikat, Bersih Diri / Ruwat / Ruqyah / Buang Sial, dll.

KAMI TIDAK MELAYANI SEGALA HAL YANG MELANGGAR HUKUM AGAMA DAN NEGARA.
Contoh: Bank Gaib, Uang Balik, Harta Gaib, Pesugihan, Aborsi / Menggugurkan Kandungan, Perjudian / Togel / Judi Online, Mencelakakan Orang / Santet / Teluh, dll.

ALAMAT PONDOK RUQYAH:
Dusun Kasemen, No.50, RT.05, RW.03, Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kodepos 61463.
🌐 https://pondok-ruqyah.com/
☎️ +6285708371817

PERINGATAN!
Hati-hati dan waspada terhadap penipuan online yang mengatasnamakan kami. Diutamakan datang langsung ke alamat kami untuk menghindari segala hal negatif. Terimakasih.
DATANG DENGAN NIAT BAIK
TIDAK UNTUK KEJAHATAN!